Blitar – Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Madani Indonesia (UMINA) menyelenggarakan Capping Day dan Angkat Janji Kepaniteraan Mahasiswa Program Studi D3 Kebidanan pada Sabtu, 25 Juli 2026, bertempat di Grand Mansion Hotel Blitar. Mengusung tema "Menebar Terang Kebajikan, Merawat dengan Kasih untuk Mewujudkan Calon Bidan yang Berdedikasi, Berkompeten, dan Siap Mengabdi kepada Masyarakat," kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia praktik klinik.
Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, pembimbing klinik, serta tamu undangan, termasuk siswa-siswi SMA/SMK/MA se-Kota dan Kabupaten Blitar yang hadir untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan kebidanan di Universitas Madani Indonesia.
Dalam sambutannya, Kepala Program Studi D3 Kebidanan, Bdn. Wening Pangesthi Maharani, M.Keb., menyampaikan bahwa Capping Day bukan sekadar seremoni penyematan cap, tetapi merupakan simbol dimulainya praktik klinik bagi mahasiswa kebidanan.
"Capping Day merupakan simbol dimulainya praktik klinik bagi mahasiswa kebidanan. Momentum ini menjadi awal proses mengintegrasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, sikap profesional, serta nilai-nilai etika dalam memberikan pelayanan kebidanan kepada masyarakat," jelasnya di hadapan hadirin.
Beliau menegaskan bahwa memasuki praktik klinik berarti mahasiswa mulai memikul tanggung jawab yang lebih besar sebagai calon bidan profesional. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik dengan dosen, pembimbing klinik, rekan sejawat, pasien, maupun keluarga pasien, serta menjadikan setiap pengalaman praktik sebagai sarana belajar untuk meningkatkan kompetensi dan karakter profesional.
Lebih lanjut, Bdn. Wening mengingatkan bahwa profesi bidan merupakan profesi yang mengedepankan pelayanan dengan hati. Sikap baik, ketulusan, dan kepedulian kepada pasien merupakan nilai-nilai yang harus senantiasa dijunjung tinggi selama menjalankan praktik maupun saat telah mengabdi di tengah masyarakat.
"Kami meyakini bahwa keberhasilan seorang tenaga kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga oleh integritas, empati, serta komitmen untuk memberikan pelayanan yang berpusat pada pasien (patient-centered care)," tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa-siswi SMA/SMK/MA se-Kota dan Kabupaten Blitar yang hadir mengikuti kegiatan. Kehadiran para pelajar diharapkan menjadi inspirasi untuk mengenal lebih dekat profesi bidan sekaligus memotivasi mereka melanjutkan pendidikan tinggi di bidang kesehatan.
"Selamat datang kepada seluruh siswa-siswi SMA/SMK/MA se-Kota dan Kabupaten Blitar. Semoga kehadiran kalian menjadi inspirasi untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan kebidanan dan memotivasi menjadi generasi tenaga kesehatan yang profesional, berakhlak mulia, serta berdedikasi dalam melayani masyarakat," pungkasnya.
Melalui pelaksanaan Capping Day dan Angkat Janji Kepaniteraan, Universitas Madani Indonesia menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan bidan yang unggul, kompeten, beretika, serta siap memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi tonggak awal perjalanan mahasiswa menuju profesi bidan yang profesional, humanis, dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.
Berikut dokumentasi yang berhasil dihimpun redaksi













































0 Komentar